November 30, 2016

Typography dan Clipping mask



















Share:

Cara menyeleksi foto dengan Photoshop

Assalamualaikum wr. Wb selamat datang di dunia edit haha :D, kami dari kelompok dua ingin membagikan ilmu yang kita dapat sebagai mahasiswa teknik informatika (so banget ya haha). Kami disini mau share tutorial simple menyeleksi objek foto di photoshop dengan menggunakan magic wand tool. Sebelumnya kalian tau fungsi magic wand tool? Magic wand tool berfungsi untuk menyeleksi objek berdasarkan warna yang sama. Berikut langkah langkah nya , semoga dapat berguna untuk teman-teman sekalian..

1.Buka dulu aplikasi photoshop.
2.Buka file yang ingin diubah dengan klik file lalu klik open.
3.Pilih gambar yang ingin di gunakan , lalu klik open.
Berikut ini adalah foto yang ingin di edit menggunakan Photoshop:
4.Klik menu selection tool seperti dalam lingkaran.
Lalu klick kanan sehingga kita menemukan magic wand tool di dalam selection tool , seperti pada gambar berikut ini :
5.Seleksi gambar yang akan di hilangkan. Apa bila ada bagian yang belum terselection bisa dengan menahan alt+klik bagian yang belum terseleksi.
Jika sudah lalu klik kanan dan pilih select inverse , seperti pada gambar :
Catatan: Fungsi inverse adalah menyeleksi daerah yang tidak terseleksi. Jika sudah di inverse hasilnya akan seperti ini :
6.Lalu klik kanan pada gambar lalu pilih layer via copy.
Jika sudah maka hasilnya akan seperti ini :
7.Jika sudah , klik save untuk menyimpan hasil editan kita.
Lalu pilih format gambar yang kita ingin kan :
Sekian tutorial dari kami , semoga apa yang kami bagikan dapat berguna untuk teman-teman pecinta photoshop.
Share:

November 24, 2016

Cara membuat flat Design

Teman-teman semua, sudah tahu Flat Design? Flat Design ini adalah sebuah tren desain antarmuka dalam web design dan UI (User Interface) di tahun ini. Seperti yang kita semua tahu, di jaman sekarang kehidupan tak pernah lepas dari perangkat mobile. Kebanyakan orang sekarang sudah menggunakan perangkat mobile seperti handphone, smartphone, tablet PC, dan lainnya. dan mayoritas perangkat tersebut kini sudah menggunakan antarmuka layar sentuh alias touchscreen. Maka, untuk memudahkan penggunaan aplikasi atau website di perangkat mobile, diperlukan sebuah desain antarmuka yang minimalis dan touch-friendly, lalu lahirlah Flat Design ini.

Dalam postingan kali ini Mang Tekno akan mengajarkan cara membuat sebuah teks dengan model Flat Design ini, yang perlu kita catat disini adalah bahwa Flat Design menggunakan pallete warna pastel alias warna yang tidak mencolok, kemudian ciri khas lain Flat Design yaitu menggunakan bayangan panjang untuk memperjelas kesan flat-nya. Oke, tanpa basa-basi lagi langsung saja kita cabut ke TKP!

Membuat Flat Design Text


1. Buka Photoshop lalu buat dokumen baru, misal Mang Tekno contohkan disini buat dengan ukuran 300x300 pixel kemudian berikan warna background "#34495e". Untuk pilihan pallete warna pastel lainnya bisa Sobat Tekno lihat di FlatUIColors.com.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

2. Kemudian buat teks bebas menggunakan "Text Tool".

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

3. Dengan menggunakan "Pen Tool" sobat buat titik-titik penanda di setiap ujung teks, buat sebuah titik di tengah-tengah celah antara teks dan juga sebuah garis miring panjang diakhir teks seperti yang Mang Tekno contohkan berikut. Klik gambar jika kurang jelas.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

4. Hasil miring-miring tidak jelas?? Sobat pilih "Direct Selection Tool", dengan tool ini sobat bisa memperbaiki letak dan kemiringan titik yang salah tadi.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

5. Masih menggunakan "Direct Selection Tool", sobat tekan "Shift + klik kiri" pada titik yang berada di tengah celah antara teks. Setelah itu tarik atau drag titik tersebut sehingga menghasilkan garis miring sebagai bayangan dari huruf tersebut nanti. Lihat contoh gambar berikut.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

6. Setelah rapih hasilnya akan jadi seperti ini.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

7. Sobat Tekno buat layer baru di atas "Background" atau "Layer 0".

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

8. Jika sudah, tekan "Ctrl + X" kemudian "Ctrl + V". Lalu dengan "Paint Bucket Tool" sobat isi layer tersebut dengan warna hitam.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

9. Jika benar maka sobat akan melihat hasil seperti gambar di atas.

10. Ubah level "Fill" layer tersebut menjadi "0%" sehingga bayangan hitam tersebut tidak lagi terlihat.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

11. Buat efek gradasi bayangan dengan cara klik menu "Layer > Layer Style > Gradient Overlay".

12. Atur Opacity menjadi sekitar "15-50%" dan Angle "-45°" seperti gambar di bawah ini.

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

13. Klik "OK" lalu lihat hasilnya, dan... Whala! Sudah jadi Sobat Tekno. Selamat!

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop


Share:

Adobe Photoshop dan tools

            Oke guys yo whatssap the people of the world, thanks buat kalian yang sudah mau baca blog kami kelompok 2 matkul literasi tik(oke skip aja ga penting yg penting ilmunya hehe) oke kali ini kelompok kami mau meberi tahu kalian tentang ilmu yang kami dapatkan yaitu tentang mengenal adobe photoshop. Sekedar berbagi aja sih buat kalian yang masih pemula. Langsung saja ke bahasan cekidot........
A.    Tentang Adobe Photoshop
Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plusnya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di perusahaan Industrial Light & Magic yang kemudian merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar yang utuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya untuk merampungkan program itu. Saat itu program tersebut pernah dinamakan ImagePro, namun sayang nama tersebut sudah terdaftar di merk dagang.Akhirnya Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja sama dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan membundlingnya dalam paket penjualan scanner; total sekitar 200 salinan Photoshop berhasildjual dengan cara ini.
Diselasela pengembangan prototype Photoshop, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc.dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan Photoshop pada bulan September 1988. Sementara John mengembangkan plugin untuk Photoshop di California, Thomas tetap tinggal di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 pertama kali dirilis pada tahun 1990 dan khusus untuk dipergunakan di Macintosh. Pada saat modul ini ditulis, Photoshop versi 13 (CS6) sudah dirilis untuk PC dan Mac.
B.     Membuka File Gambar

(Sumber Gambar dari modul abgd.)
File gambar berhasil dibuka.

C.     Lembar Kerja

Keterangan : foto dari modul ABGD
a.    Menu bar : Menu bar adalah menu pulldown untuk memanggil perintahperintah dalam Program Photoshop. Topik yang berada pada menu bar ini adalah File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, 3D, View, Window, dan Help. Perintahperintah yang dapat dilakukan oleh Photoshop dikelompokan berdasarkan topiknya.
b.    Option bar  : Mengatur settingan tool yang sedang terpakai. Contoh, ketika memakai tool brush, dapat disetting ketebalan dan bentuk brush yang di inginkan.
c.    Tools panel : Tool panel adalah alatalat yang Berfungsi untuk memodifikasi suatu gambar yang kita miliki (gambar atau foto). Alatalat ini juga dikelompokkan menurut jenisnya dan kegunaannya.
d.    Mini Bridge tab : Fitur baru pada CS 6, yang berfungsi untuk mengakses file gambar lebih cepat tanpa adobe bridge.
e.    Timeline tab : Fiturfitur pada timeline biasanya digunakan dalam pengeditan. Disini kita bisa
memasukkan effect pada video, memasukkan transisi, dan mengambil gambar dari video tersebut.
f.     Workspaces menu : Mengatur layout lembar kerja sesuai kebutuhkan, yaitu: Essentials, New in CS 6, Painting, Typography, dan bisa juga mengatur lembar kerja sesuai ke inginan.
D.    Mengenal Tools

·         Move Tool. Digunakan untuk memindah seleksi atau layer yang aktif.
·         Marquee Tool. Digunakan untuk membuat seleksi. Tool ini terdiri dari 4 macam.
·         Rectangular Marquee Tool : Digunakan untuk membuat seleksi yang berbentuksegi empat
·         Elliptical Marquee Tool : Digunakan untuk membuat seleksi berbentuk elips. Tool ini juga dapat anda gunakan untuk membuat seleksi dengan bentuk lingkaran, yaitu dengan menekan Shift sambil melakukan proses Drag pada mouse.
·         Singel Column Marquee Tool :  Digunakan untuk membuat seleksi horisontal setinggi satu piksel.
·         Singel Row Marquee Tool : Digunakan untuk membuat seleksi vertikal selebar stu piksel.

Croop Tool. Digunakan untuk mengambil area pada foto atau gambar sesuai keinginan anda. Tool ini terdiri dari 3 macam.
·         Perspektive Croop Tool : Digunakan untuk mengambil area pada citra atau tampilan dengan bentuk seleksi berupa bidang perspectif.
·         Slice Tool : Digunakan untuk membagi bidang gambar menjadi beberapa bagian untuk keperluan pembuatan dasain web.
·         Slice Select Tool : Digunakan untuk menyeleksi bidang gambar yang telah di potong dengan slice tool.
Lasso Tool. Digunakan untuk membuat seleksi dengan menggambar pola bebas (freehand). Untuk menghubungkan titik awal dan titik akhir, cukup denga melepas mous. Tool ini tersiri dari 3 macam.
·         Polygon Lasso Tool : Digunakan untuk membuat seleksi berbentuk garis patah-patah.
·         Magnetic Lasso Tool : Digunakan untuk membuat seleksi yang melekat pada perbatasan dari piksel yang dipilih.
 Quick Selection Tool & Magic Wand Tool
·         Quick Selection Tool : digunakan untuk meneyeleksi dengan cepat dengan cara drag pointer mause ke area gambar yang ingin diseleksi, secara otomatis, tool ini akan mencari dan menambah sisi seleksi dari bidang gambar.
·         Magic Wand Tool : digunakan untuk membuat seleksi berdasarkan piksel-piksel yang ada di dalam kawasan warna tertentu. Toleransi dapat diterapkan melalui Options Bar.
Eyedropper Tool. Digunakan untuk mengambil warna dari bidang gambar atau dari pilihan warna yang tersedia pada apanel Swatches untuk dijadikan sebagai warna Freground. Tool ini terdiri dari 3 macam.
·         Color Sampler Tool : Digunakan untuk memperlihatkan setiap warna yang terseleksi ke dalam bentuk nilai warna/color value.
·         Ruler Tool : Digunakan untuk mengukur objek pada lembar kerja secara pasti dan tepat.
·         Note Tool : Digunakan untuk menbambah catatan pada lembar kerja.
 Brus Tool & Patch Tool. Tool ini terdiri dari 5 macam.
·         Spot Healing Brush Tool, Healing Brush Tool dan Path Tool : Tiga tool ini mempunyai kegunaan yang hampir sama yaitu, untuk memperbaiki bidang gambar yang rusak dengfan cara menempelkan bagian dari gambar lain yang masih bagus.
·         Content-Aware Move Tool : Untuk memilih area piksel dan memindahkannya ke area lain.
·         Red Eye Tool : Untuk menghilangkan efek mata merah akibat refleksi dari lampu Blitz.
Brush Tool & Pencil Tool
·         Brush Tool : digunakan untuk membuat goresan warna seperti saat anda menggunakan kuas.
·         Pencil Tool : digunakan untuk membuat goresan secara bebas seperti saat anda menggambar dengan pensil.
Stamp Tool & Pattern Stamp Tool
·         Clone Stamp Tool : untuk menggandakan gambar.
·         Pattern Stamp Tool : untuk menggandakan corak dari satu gambar.
 History Brush Tool & Art History Brush Tool
·         History Brush Tool : Digunakan untuk melukis dan memperlihatkan keadaan foto sebelumnya, selain itu juga digunakan  untuk memmulihkan foto ke keadaan semula sebelum di modifikasi.
·         Art History Brush Tool : Digunakan untuk menciptakan kreasi abstrac di kanvas 
Eraser Tool.  Tool ini terdiri dari 3 macam.
·         Eraser Tool : digunakan untuk menghapus area pada layer yang aktif.
·         Background Eraser Tool : anda dapat memilihsalah satu dari janis penghapus  Pensil, Block, Airbrush, atau Pintbrush melalui option bar.
·         Magic Eraser Tool : Anda juga dapat menggunakan Background Eraser Tool untuk menghapus background dan Magic Eraser Tool untuk menghapus area warna tertentu.
Gradient Tool & Paint Bucket Tool.
·         Gradient Tool : digunakan untuk memberi warna gradasi pada sebuah obyek.
·         Paint Bucket Tool : digunakan untuk memberi warna pada blok area tertentu. Setelah anda pilih tombol tersebut, klik mouse di area yang ingin diberi warna.
Blur Tool, Sharpen dan Smudge
·         Blur Tool : untuk mengaburkan gambar
·         Sharpen Tool : untuk mempertajam gambar
·         Smudge Tool : untuk mengaburkan sekaligus menarik tampilan gambar.
Dodge, Burn dan Sponge Tool
·         Dodge Tool : untuk mencerahkan gambar
·         Burn Tool  : untuk menggelapkan gambar
·         Sponge Tool : untuk mengubah saturasi pada gambar.
Pen Tool. Tool ini terdiri daari 5 macam.
·         Pen Tool : figunakan untuk membuat obyek  garis dan kurva
·         Freeform Pen Tool : digunakan untuk membuat garis bebas. Seperti pada saat kina menggunakan Pensil Tool.
·         Add Anchor Point Tool : untuk menambahkan titik Anchor pada garis atau kurva yang telah dibuat dengan menggunakan Pen Tool.
·         Delete Anchor Point Tool : untuk menghilangkan titik Anchor pada garis kurva. Caranya dengan meng-kilik pada titik-titik Anchor yang ingin di hapus.
·         Convert Point Tool : untuk mengubah titik Anchor menjadi titik sudut
Type/Text Tool tool ini terdiri daari 5 macam, tetapi kegunaannya hampir sama yaitu untuk membuat objek text. Anda juga dapat membuat teks dengan memilih bentuk penulisan secara horisontal atau vertikal.
Path dan Direct Selection Tool
·         Path Selection Tool : digunakan untuk memindah titik pada objek path atau shape.
·         Direct Selection Tool : berfungsi untuk memindahkan dan menyeleksi objek path, titik Anchor dan objek Shape.
 Rectangel Tool. Tool ini terdiri dari 5 macam.
·         Rectangel Tool : digunakan untuk membuat objek kotak.
·         Rounded Rectangel Tool : untuk membuat objek dengan sudut tumpul
·         Ellipse Tool : untuk membuat objek elips atau lingkaran.
·         Polygon Tool : digunakan untuk membuat objek segi banyak dan bintang
·         Custom Shape Tool : untuk membuat objek dengan berbagai pilihan bentuk objek yang tersedia .
Hand dan Rotate View Tool
·         Hand Tool : untuk menggeser tampilan gambar saat dalam keadaan terlalu besar.
·         Rotate View Tool : untuk memutar tampilan gambar dalam dokumen kerja.
Zoom Tool. Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar pada lembar kerja.
Freground Color dan Background Color. Untuk mengganti warna freground dan background.
Edit in Qiuck Mask Mode. Unruk mengolah gambar atau foto ke dalam mode Quick Mask.
Change Screen Mode. Untuk merubah tampilan mode lembar kerja
Oke mungkin sekian post kali ini. Untuk mengetahui lebih lanjut tunggu aja post selanjutnya. Mohon maaf apabila banyak kesalahan. Terima kasih
Sumber :

2.       Modul abgd 
Share:

Labels